Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

GATOT-TENGKU VS EFFENDI-JUMIRAN: Sama-sama Ngotot Menangkan Pilkada Sumut

Oleh on Mar 11th, 2013

MEDAN – Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara 2013 menurut PDI-Perjuangan bukan persoalan kalah dan menang, tapi lebih kepada bagaimana agar kualitas pelaksanaan pesta demokrasi itu berjalan dengan baik dan benar.

Namun kenyataannya, jelas Budiman P Nadapdap, Koordinator Tim Pemenangan/Tim Sukses ESJA, partisipasi masyarakat mencapai angka 50 % tidak memilih, ini lebih anjlok dari Pilkada Sumatra Utara 2008.

“Kemudian soal pemutakhiran data juga tidak mutakhir. Kondisi di lapangan, formulir C-6 banyak yang double dan rawan dimanipulasi,” jelas Budiman Nadapdap ketika berbicara diacara Talkshow Medan Forum Live Radio Sindo tentang Refleksi Pilgubsu, Senin (11/3).

Menurut Budiman, pada pelaksanaan Pemilukada Sumatra Utara 2013 ini yang menang adalah golput (golongan putih), yakni golput yang by design karena sepertinya sengaja formulir C-6 tidak disampaikan kepada masyarakat pemilih.

“Siapa yang mendesign, kami belum tahu. Tapi realitas di lapangan, masih ditemukan masyarakat yang terdaftar di DPT, tapi tidak bisa memilih. Bahkan orang yang sudah meninggal masih terdaftar di DPT,” ujar Budiman Nadapdap.

Sebanyak 50 % angka golput itu, ungkap Budiman, bukan jumlah yang sedikit, mungkin bisa saja penyebabnya karena tingkat apatisme, terimbas dari pilkada sebelumnya.

Agar ada pembelajaran bagi masyarakat Sumut, kata Budiman, tim pemenangan pasangan ESJA akan melakukan upaya hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Yang dilaporkan adalah KPUD nya, bukan calon pemenang karena yang menang di Sumut itu golput dan kecurangan itu sangat mempengaruhi,” ujar Budiman.

Sementara itu, Irwansyah, Tim Pemenangan pasangan Ganteng, mengatakan pasangan ini tetap mempertahankan haknya sesuai dengan peraturan dan mekanisme.

“Tim pasangan Ganteng juga sudah membuat pengaduan ke Polda tentang adanya black campaign dan melaporkan ke Panwas tentang adanya sosialisasi menjelang pencoblosan,” ujarnya.

Jika hasil KPU nanti pasangan ESJA menang, sebut Irwansyah, kami [pasangan Ganteng] tetap akan mempertahankan hak kami dan bisa jadi juga akan melakukan gugatan ke MK.

“Sekarang ini sah-sah saja siapapun mengklaim meraih suara terbanyak pada Pilkada Sumut 2013,” ujar Irwansyah. (K14/esu)

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia