Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

PILKADA SUMUT: 5 Pasangan Siap Bertarung

Oleh on Nov 16th, 2012

MEDAN-Hingga hari terakhir pendaftaran peserta Pilkada Sumut 2012, Jumat (16/11), calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumatra Utara yang telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Sumut sebanyak lima pasang.

Kelima pasangan itu adalah calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi yang diusung oleh PKS, Partai Hanura, dan beberapa partai politik lain.

Gatot Pujo Nugroho yang menjabat sebagai Plt Gubernur Sumut berpasangan dengan Tengku Erry Nuradi, Bupati Serdang Bedagai. Pendaftaran Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumut ditutup, Jumat (16/11), hingga pukul 00.00 WIB.

Kemudian pasangan Chairuman Harahap-Fadly Nurzal diusung oleh Partai Golkar, PPP, dan beberapa partai politik lain. Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara Chairuman Harahap mendaftar pada Kamis 16 November 2012.

Pasangan selanjutnya yang mendaftar ke KPU pada hari terakhir penutupan pendaftaran adalah pasangan Effendi Simbolon-Djumiran Abdi yang diusung PDI-Perjuangan, PPRN, dan Partai Damai Sejahtera (PDS).

Kemudian disusul oleh pasangan Cagubsu dan Cawagubsu Gus Irawan Pasaribu-Soekirman yang mendaftar ke KPU Sumut.

Mantan Direktur Utama Bank Sumut ini berpasangan dengan Wakil Bupati Serdang Bedagai, Provinsi Sumatra Utara yang diusung oleh 23 partai politik, diantaranya Partai Amanat Nasional, Partai Gerindra, Partai Pelopor, dan Partai Bulan Bintang.

Menurut Hinca Panjaitan, Sekretaris Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, di Kantor KPU Sumut, calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumatra Utara yang akan diusung Partai Demokrat adalah Amri Tambunan berpasangan dengan Rustam Effendi (RE) Nainggolan.

Pengusungan pasangan Amri Tambunan-RE Nainggolan ini, jelas Hinca Panjaitan, sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan DPP Partai Demokrat Nomor 205/SK/DPP.PD/XI/2012 tentang Dukungan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatra Utara.

Keputusan itu ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dan Edhie Baskoro Yudhoyono tertanggal 15 November 2012.

Tengku Dirkhansyah Abu Subhan Ali, Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut, menambahkan seharusnya pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumatra Utara yang diusung Partai Demokrat didaftarkan pada 15 November 2012.

Namun, karena ada keterlambatan administrasi DPD Partai Demokrat Sumut dalam menerima surat rekomendasi DPP Partai Demokrat tersebut, jelas Dirkhansyah, maka sore ini dihari terakhir pendaftaran pasangan tersebut baru dapat dilakukan di Kantor KPU Sumut.

Amri Tambunan sekarang menjabat Bupati Deliserdang, sedangkan RE Nainggolan mantan Sekda Pemprov Sumut, didaftarkan langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Tengku Milwan diterima oleh Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution beserta komisioner KPU Sumut.

Dalam pengusungan pasangan  calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Partai Demokrat mengusung sendiri calonnya, tidak berkoalisi dengan partai lain, karena partai itu memenuhi persyaratan minimal kursi pencalonan kandidat Gubernur, yaitu 27 kursi di DPRD Sumut.

Isu Ekonomi

Sebelumnya, masalah ekonomi, seperti pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, menjadi isu utama para pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Provinsi Sumatra Utara pada Pilkada 2013.

Pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman yang diusung 23 partai politik mengkampanyekan program Sumut Sejahtera.  Program ini akan dijabarkan dalam bentuk memadukan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk mensejahterakan masyarakat.

“Provinsi Sumatra Utara memiliki sumber daya manusia yang luar biasa dan sumber daya alam yang baik, tetapi faktanya kedua sumber daya yang luar biasa itu belum bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat Sumut secara luas,” ujar Gus Irawan di Kantor KPU.

Jika mendapat dukungan dari masyarakat Sumatra Utara menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur dengan Soekirman yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, dia akan memprioritaskan reformasi birokrasi, menggali potensi sumber daya daerah.

“Infrastruktur di Sumut buruk, sehingga akan menjadi prioritas untuk diperbaiki karena dengan infrastruktur yang buruk terjadi inefisiensi secara ekonomi luar biasa. Untuk pembangunan infrastruktur komunikasi dengan Pemerintah pusat [kementerian terkait], harus bagus,” ujarnya.

Tidak jauh berbeda, Effendi Simbolon, Calon Gubernur Sumatra Utara yang dicalonkan PDI-Perjuangan, mengusung konsep ingin mensejahterakan masyarakat Sumatra Utara karena Sumut memiliki sumber daya manusia dan sumber daya alam yang sangat luar biasa.

“Banyak sumber daya manusia berkualitas di Provinsi Sumatra Utara, sehingga sangat naif jika kita tidak bisa mendapatkan kontribusi dari Pemerintah pusat,” ujar Effendi Simbolon. (K14/esu)

 

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia