Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

Sumut Siapkan 100 Hektare Lokasi Industri Baru

Oleh on Oct 4th, 2012

MEDAN-Pemerintah Provinsi Sumatra Utara tengah mempersiapkan lahan seluas 100 hektare untuk kawasan industri baru, khusus komoditas karet, di Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai.

“Kementrian industri berasama Bupati Serdang Bedagai telah meninjau kawasan ini dan saat ini dalam tahap perancangan rencana induk,” ujar Kepala Bappeda Sumut Riadil Lubis, kepada Bisnis, Kamis (4/10).

Dia mengemukakan kawasan industri baru itu dibangun untuk meningkatkan nilai tambah komoditas karet bagi perekonomian Sumut karena selama ini karet hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, padahal dapat diolah menjadi ban, sarung tangan, atau produk lain.

Pihaknya juga  menyebutkan Sei Bamban selama ini menjadi produsen terbesar karet di Sumut, tetapi nilai tambah komoditas itu hanya dinikmati negara importir. Semester I/2012, volume ekspor karet Sumut mencapai 247.250.971 kilogram, sebagian besar dari Sei Bamban.

Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan pihaknya telah berdialog dengan Komite Inovasi Nasional (KIN) untuk mengetahui kemungkinan Sei Bambam dapat masuk ke dalam Kawasan Ekonomi Khusus, seperti KEK Sei Mangke, di masa mendatang.

“Dengan adanya kawasan industri karet ini, nantinya akan menjadi lokasi perkebunan karet, sekaligus pusat industri, mulai dari produksi bahan mentah sampai menjadi produk olahan,” jelasnya.

Lahan kawasan Sei Bamban merupakan lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN III sama seperti Sei Mangkei. Lahan tersebut baru dapat diberikan kepada investor untuk digunakan setelah HGU diubah menjadi Hak Pakai Lahan (HPL).

Mengenai dana penyediaan lahan dan infrastruktur lain, dia mengemukakan berasal dari BUMN, yaitu PTPN III, selebihnya diserahkan kepada investor.

“Sejauh ini, ada dua investor asing yang mengontak saya dan mereka tertarik untuk berinvestasi di kawasan ini, yakni perusahan karet asal Korea dan Austarlia. Saya masih berkomunikasi denga mereka,” jelasnya.

Sebelumnya, R Sabrina, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sumut, mengemukakan dengan adanya kawasan industri karet ini, Sei Bamban akan menjadi lokasi perkebunan karet, sekaligus pusat industri, mulai dari produksi bahan mentah sampai menjadi produk olahan. (k10/esu)

 

 

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia