MEDAN-Pemerintah Kota Medan berencana akan mengirimkan pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah ke Jepang untuk meningkatkan kemampuan yang dapat dimanfaatkan mengembangkan usaha.
Walikota Medan Rahudman Harahap mengatakan sistem dan aturan pengiriman pelaku UMKM ke Jepang akan disusun oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan, termasuk menentukan jenis bisnis yang dapat mengikuti program ini.
“Selanjutnya akan dipilih, kota-kota mana saja yang akan dikunjungi oleh pelaku UMKM Kota Medan untuk belajar mengembangkan usahanya, sehingga para pelaku UMKM mampu meningkatkan mutu kualitas produknya,” ujar Rahudman Harahap, Kamis (20/9).
Dia mengemukakan hubungan kerjasama dengan Jepang selama ini sudah terjalin dengan baik, ditambah pembentukan kota kembar antara Kota Medan dan salah satu kota di Negeri Sakura. Pertukaran pelajar, jelasnya, juga sudah dilaksanakna sejak beberapa tahun terakhir.
Melalui kerjasama pengiriman pelaku UMKM ini, Rahudman berharap pengetahuan para pelaku UMKM dapat bertambah dan berkembang, sehingga mereka mampu menghasilkan produk-produk bermutu dan bersaing dengan produk luar negeri.
Sebelumnya, Yuji Hamada, Konsulat Jendral Jepang untuk Medan, mengatakan hubungan sister city antara Kota Ichikawa, Jepang dengan Kota Medan sudah berlangsung lama. Ke depan akan diperluas ke bidang ekonomi.
“Selama ini Jepang telah menerima siswa-siswi dari Medan sekitar 100 pelajar, sedangkan pelajar Jepang yang berkunjung ke Medan lebih kurang 60 orang. Konjen Jepang sangat menyambut hangat perkembangan program di bidang pendidikan ini,” jelas Yuji Hamada. (k14)
