ANTHENA: Nilai euro melemah untuk pertama kalinya dalam 4 hari terakhir terhadap dolar AS karena Yunani kesulitan mendapatkan pinjaman baru.
Kondisi ini mendorong penurunan nilai saham di Eropa. Namun, nilai saham perusahaan tembaga dan minyak menguat dengan adanya spekulasi bahwa Pemerintah dan politikus di negara itu akan melakukan upaya menggerakkan pertumbuhan ekonomi.
Nilai euro turun 0,3% menjadi $1,2783 pada pukul 10:40 waktu London, kemarin, setelah menyentuh angka tinggi selama 3 bulan. Nilai obligasi Italia bedurasi 10 tahun menyusut untuk pertama kalinya sejak 6 hari terakhir.
Indeks Stoxx Europe 600 Index (SXXP) melemah kurang dari 0,1%, setelah meraih keuntungan tertinggi dalam 3 bulan. Indeks perdagangan berjangka Standard & Poor’s 500 merugi 0,2%. Harga tembaga meningkat 1,7% dan minyak mentah Brent naik 0,7%.
Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras bertemu dengan kreditor berbagai negara pada hari ini setelah gagal mengamankan perjanjian dengan mitra koalisinya untuk memangkas belanja. Pertumbuhan ekonomi Italia turun selama kuartal II/2012 dari kuartal sebelumnya.
online casino
