MEDAN: PT Telkomsel Region Sumatera sudah mengoperasikan tiga unit BTS mikrohidro untuk membantu masyarakat terpencil mendapatkan akses telepon selular dan aliran listrik.
Hadi Sucipto, Head of Communication Telkomsel Region Sumatera, mengemukakan Telkomsel telah mengoperasikan tiga unit BTS menggunakan mikrohidro sebagai pemasok tenaga listrik di daerah terpencil di Lampung, Sumatra Selatan, dan Jambi.
“Ketiga BTS tersebut dialiri listrik dari pembangkit mikrohidro yang dibangun Telkomsel. Kelebihan pasok listrik dialirkan kepada kepentingan umum masyarakat antara lain, rumah ibadah, kantor kepala desa, dan sekolah,” ujarnya di Medan, Minggu (22/7).
Menurutnya, lokasi yang dibangun BTS mikrohidro adalah daerah terpencil dan belum dijangkau aliran listrik. Selain memberikan layanan telepon selular, katanya, Telkomsel juga mau memajukan lokasi tersebut dengan membangun pembangkit listrik mikrohidro.
“Tidak semua lokasi harus menguntungkan. Tanggung jawab sosial perusahaan untuk membangun sebuah desa juga bisa lewat pembangunan menara yang dilengkapi dengan pembangkit listrik mikrohidro,” tuturnya.
Sejauh ini Hadi tidak menyebutkan berapa investasi yang ditanamkan untuk membangun tiga BTS itu bersama pembangkit listrik tenaga mikrohidro tersebut.
Sementara itu, Head Sumatera Area Group Telkomsel Gilang Prasetya mengatakan jumlah BTS di Sumatra mencapai 14.000 unit yang tersebar dan mampu melayani 100% ibu kota kabupaten sampai kecamatan di Pulau Sumatra.
Jumlah pelanggan Telkomsel di Pulau Sumatra, ujarnya, mencapai 35 juga sambungan dari 113 juta pelanggan di seluruh Indonesia.
Menjelang puasa dan lebaran, paparnya, Telkomsel berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan melakukan penambahan kapasitas, modernisasi jaringan, dan memperkuat daya tahan baterai yang digunakan di setiap BTS.
Selain itu, tambahnya, Telkomsel juga mengoperasikan 200 genset permanen dan 95 genset mobile untuk menunjang pelayanan prima kepada pelanggan Telkomsel. (esu)online casino
