Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

Gus Irawan: Jalan Rusak Ganggu Kegiatan Ekonomi Sumut

Oleh on Jul 25th, 2012

MEDAN: Bakal calon Gubernur Sumatera Utara Gus Irawan mengatakan kerusakan sebagian jalan negara di wilayah Sumatera Utara mengganggu roda perekonomian masyarakat.

“Masyarakat menjadi terkendala dalam mengangkut hasil-hasil pertanian dari pedesaan ke perkotaan,” jelas Gus Irawan dalam acara dialog di kantor Perum LKBN ANTATARA Biro Sumut di Medan, Rabu (25/7).

Sehubungan dengan itu, menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumut perlu mengadakan pendekatan kepada Pemerintah Pusat untuk secepatnya memperbaiki jalan negara yang rusak tersebut.

Bahkan, kerusakan jalan negara itu yang paling banyak terdapat di wilayah Labuhan Batu, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Selain itu jalan negara dari Medan menuju kota turis Parapat dan Kota Berastagi, Kabupaten Karo dan beberapa jalan lainnya di kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara.

Akibat kerusakan jalan tersebut, juga berdampak terhadap waktu tempuh yang dilalui masyarakat pengguna jasa jalan tersebut. “Warga yang seharusnya menempuh waktu perjalanan dari Medan ke Danau Toba selama empat jam, akhirnya bertambah jadi enam jam lamanya. Semua itu akibat pengaruh jalan rusak itu,” ucap mantan Dirut Bank Sumut itu.

Acara dialog yang dipandu oleh Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Sumut, Simon Pramono, Gus Irawan menambahkan, dirinya juga merasa heran dengan kerusakan jalan negara di Sumut.

Tidak seperti jalan negara yang terdapat di daerah tetangga seperti Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Provinsi Aceh yang kelihatan jalan negaranya mulus dan tidak ada yang rusak parah.

Hal yang seperti itu juga harus bisa diwujudkan di Sumut. Dengan demikian para wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut seperti ke kawasan Danau Toba, Kabupaten Simalungun tidak merasa capek dan terlalu lama di perjalanan.

Dia mengatakan, setelah jalan negara tersebut diperbaiki, diharapkan kunjungan wisatawan mancanegara dapat semakin lebih meningkat ke Sumut.

Perbaikan jalan negara itu tidak hanya mendatangkan lebih banyak wisatawan, tetapi juga meningkatkan roda perekonomian dan semakin banyaknya penumpang bus.

“Pemerintah Provinsi Sumut juga diharapkan dapat menjaga jalan negara tersebut, agar jangan mudah rusak,” kata Gus Irawan juga Ketua Umum KONI Sumut.

Rusak 750 km Sebelumnya, Kepala Balai Besar Jalan Wilayah Sumatera I Wijaya Seta mengatakan, sepanjang 750 kilometer lebih jalan nasional di Sumatera Utara mengalami kerusakan sedang hingga parah.

“Sekitar 33 persen (rusak) dari 2.281 kilometer jalan nasional yang ada di Sumut,” kata Wijaya Seta.

Selama tiga bulan terakhir, kata dia, pihaknya telah memantau kondisi jalan nasional di Sumut berdasarkan arahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Dari pemantauan itu, sekitar 67 persen jalan nasional di Sumut katagori mantap atau dalam kondisi cukup baik dan layak digunakan. (Jibi/Ant)online casino

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia