Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

SMA Negeri di Medan diserbu calon siswa baru

Oleh on Jun 26th, 2012

MEDAN: Jumlah siswa yang menaftar ke Sekolah Menengah Atas Negeri di Medan, Sumatra Utara, selama 2 hari terakhir naik melebihi perkiraan, menyusul adanya optimisme dari para orang tua, bahwa siswa lulusan sekolah negeri lebih berpeluang masuk ke perguruan tinggi negeri.

“Rencananya untuk masuk pergururuan tinggi akan berdasarkan hasil ujian negara [UN]. Mana tahu nanti hasil UN anak bisa lebih tinggi dibandingkan dengan hasil UN di perguruan swasta,” ujar M. Milala, orang tua murid yang mendaftarkan anaknya di SMA Negeri 17, Jl Jamin Ginting KM 13 Medan, hari ini, Selasa (26/6).

Anaknya yang baru lulus dari SMP Budi Murni 2 Medan berupaya mendaftar ke SMA Negeri dengan harapan nantinya bisa masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan. Biasanya, jelasnya, penerimaan mahasiswa baru lewat jalur undangan lebih banyak jatah SMA negeri dibandingkan dengan SMA swasta.

Hal sama diakui Jallus Simanjuntak yang mendaftarkan anaknya di SMA Negeri 7 Jl Timor Medan.

“Anak saya baru lulus dari SMP Santo Thomas Medan. Saya berupaya keras untuk memasukkan anak saya ke SMA Negeri. Selain biaya murah, jalur masuk PTN lebih terbuka dibandingkan dengan sekolah di SMA swasta,” paparnya.

Berdasarkan pantauan Bisnis, selain menyerbu sekolah negeri pavorit seperti SMA 1 Medan, SMA Negeri 4 Medan dan SMA Negeri 2 Medan, orang tua murid berlomba memasukkan anaknya ke SMA Negeri yang selama ini diminati.

SMA Negeri 17, Jl Jamin Ginting Medan pada hari pertama pendaftaran sudah menerima sekitar 235 pendaftar dan hari kedua pendaftar mencapai 200 siswa. Padahal yang akan diterima hanya sekitar 225 siswa.

Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru SMA Negeri 17 Medan Katman Harahap membenrkan tahun ini banyak siswa mendaftar ke sekolah tersebut. Angka ini, ujarnya, jauh di atas pendaftar calon siswa baru pada tahun lalu.

Dia membenarkan pada hari kedua pendaftaran setelah dibuka resmi Senin 25 Juni 2012, orang tua murid berjibun untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah ini. “Nantinya akan diseleksi dengan ketentuan  80% berdasarkan UN dan 20% melaui tes tertulis dan bina lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, di SMA Negeri 7 Medan, keramaian pendaftar sudah terlihat sejak pukul 09.00 WIB. Empat meja panitia penerima berkas di aula sekolah yang beralamat Jalan Timor Medan itu penuh. Panitia PPDB SMA Negeri 7 Medan Ida Anastasia menyatakan, hari pertama pembukaan pendaftaran dibanjiri ratusan pendaftar. Sebagian besar sudah mengirimkan berkas, dan ada juga yang sekadar mencari informasi.

Pada hari kedua, paparnya, pendaftar masih berjubel dan sudah diluar perkiraan karena yang akan diterima hanya sekitar 230 siswa. Padahal, lanjutnya, yang sudah mendaftar mendekati 400 siswa. (esu)online casino

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia