Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

Krisis Eropa perpanjang usia pensiun

Oleh on Jun 5th, 2012

DUBROVNIK, Kroasia: Krisis keuangan di Eropa yang masih berlangsung hingga saat ini, sejak 3 tahun lalu, dinilai menjadi salah satu indikasi kuat bahwa manusia perlu bekerja lebih lama untuk memenuhi harapan hidupnya.

Chief Executive Officer American International Group Inc (AIG) Robert Benmosche mengemukakan krisis uang di Eropa menunjukkan bahwa dunia harus menerima bahwa usia pensiun perlu diperpanjang.

“Usia pensiun harus diubah menjadi 70 tahun, bahkan 80 tahun. Dengan begitu, layanan kesehatan lebih efisien, manusia bekerja lebih lama, dan tidak membebani generasi muda,” ujar Benmosche yang memasuki usia 68 tahun pada pekan lalu.

Dia mengatakan krisis Eropa sudah memasuki tahun ketiga dan menjadi ancaman bagi kelangsungan mata uang bersama 17 negara di Benua Biru. Imbal surat utang Yunani dan Spanyol melonjak dan industri perbankan merugi.

Kanselir Jerman Angela Merkel berupaya mendapatkan dukungan dari partai oposisi di negara itu untuk ikut menanggung beban utang kawasan euro, setelah Presiden AS Barack Obama mengatakan pemimpin di Eropa tidak maksimal mencari solusi krisis.

“Jika Yunani keluar dari zona euro akan merusak negara, sehingga Eropa harus bekerja keras menghindari solusi itu,” tambah Benmosche. AIG merupakan perusahaan asuransi terbesar di dunia sebelum mendapatkan dana talangan dari Pemerintah AS pascakrisis keuangan global. (Jibi/Bloomberg/esu)online casino

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia