MEDAN: Badan Urusan Logistik Sumatra Utara sudah membeli 1.181 ton beras petani meski produksi makin mengetat akibat musim panen besar padi di daerah itu sudah berakhir Maret lalu.
“Ada penambahan pembelian beras petani di daerah di bawah Sub Divre Medan dan Sidempuan sehingga totalnya menjadi 1.181 ton dari 766 ton di pertengahan April,” kata Humas Bulog Sumut Rusli, hari ini.
Beras petani sebanyak 1.181 ton itu terbesar bersumber dari pembelian Bulog Sub Divre Padang Sidempuan sebanyak 590 ton dan Sub Divre Medan Padang Sidempuan 515 ton.
Pembelian dari Sub Divre Bulog Pematang Siantar, Kisaran dan Rantau Prapat sendiri masih tetap masing-masing 27 ton, 25 ton dan 23 ton. Adapun harga beli beras petani sendiri masih sama seperti harga pembelian pemerintah yakni sebesar Rp6.600 per kg.
“Bertambahnya pembelian beras petani itu menggembirakan karena sebelumnya Bulog sempat mengkhawatirkan sulitnya pembelian menyusul musim panen besar padi sudah berakhir pada Maret.”
Rusli mengakui dewasa ini memang semakin sulit membeli beras petani karena dengan berakhirnya masa panen besar bukan saja produksi berkurang tetapi harga jual mulai bergerak naik atau jauh di atas HPP. (antara/yus)online casino
