BANDARLAMPUNG: Ratusan sopir angkutan kota rute Panjang-Sukaraja Kota Bandarlampung menolak kehadiran bus rapid transit (BRT) karena berpotensi menurunkan pendapatan para sopir.
Mereka melakukan aksi penolakan pengoperasian bus yang cukup cepat dan nyaman itu dengan menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemkot Bandarlampung, hari ini.
“Kebijakan Pemkot menghadirkan BRT tidak memihak kepada rakyat,” kata Agus Syafrudin, salah seorang pengunjung rasa. (antara)online casino
