Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

Harga BBM di Kerinci Menggila

Oleh on Nov 11th, 2011

JAMBI:  Bahan bakar minyak di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih sulit didapatkan sehingga harga ecerannya mencapai Rp20.000/liter.

Kabag Humas Kabupaten Kerinci  Azmal Padi mengatakan sudah hampir sepekan bahan bakar minyak (BBM) di Kerinci sulit didapatkan.

“Antrean panjang di dua SPBU hingga kini masih terjadi, dan khusus untuk pemilik kendaraan rtoda empat dijatah paling tinggi Rp100.000,” katanya di Jambi, Jumat 11 November 2011.

Panjang antrean warga dan pemilik kendaraan di dua SPBU itu mencapai ratusan meter sehingga membutuhkan waktu dua hingga tiga jam baru bisa mendapatkan BBM.

Ia menyebutkan, kelangkaan terjadi pada BBM jenis premium, karena sebagian kendaraan yang beroperasi atau milik warga meggunakan bahan bakar itu.

Harga eceran di luar SPBU pun cukup tinggi, yakni mencapai Rp20.000/liter, dan ini cukup meresahkan warga.

Ia menyebutkan, di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, wilayah paling barat Provinsi Jambi, terdapat tiga SPBU, dua di antaranya melayani BBM jenis, solar, premium dan pertamax, sementara satunya hanya melayani jenis solar.

Tiga SPBU itu terpencar di tiga lokasi yang berjauhan, yakni di Dusun Labu, Desa Sungai Liuk dan Desa Pondok tinggi.

Sudah sepekan pasca-longsor di jalur yang menghubungkan Kabupaten Kerinci dan Sumbar lewat Kabupaten Pesisir Selatan, keberadaan BBM terutama jenis premium mengalami kelangkaan.

BBM yang dibutuhkan masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci di tiga SPBU tersebut dipasok dari Sumatera Barat.

Belum lama ini jalan longsor telah melumpuhkan lalu lintas dari dan menuju Karinci melalui Sumbar, sehingga harus dialihkan lewat Kabupaten Solok Selatan.

Keterlambatan pasokan BBM tersebut menyebabkan antrean panjang di dua SPBU yang menjual tiga jenis BBM, sementara harga eceran di luaran jenis premium mencapai Rp20.000/liter. (antara)online casino

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia