Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

Pemkot Padang Butuh Dana Besar, Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Oleh on Aug 5th, 2011

PADANG: Pemerintah Kota Padang membutuhkan kontribusi perputaran dana dari kegiatan usaha sektor-sektor ekonomi sebesar Rp12,7 trilun berdasarkan harga konstan untuk pembentukan produk domestik bruto regional (PDRB) 2011.

Pembentukan PRDB berdasarkan harga konstan sebesar Rp12,7 triliun dibutuhkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 2011 Padang yang ditargetkan 6,11 persen, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Padang, Hervan Bahar di Padang, Kamis 4 Agustus 2011.

Kebutuhan dana mencapai Rp12,7 triliun di 2011 itu meningkat dari kebutuhan PDRB pada 2010 yang tercatat Rp12,004 triliun untuk pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,81 persen.

PDRB Rp12,7 triliun itu, kata dia, terbesar diperkirakan dari kontribusi kegiatan usaha pada sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar Rp3,253 triliun yang meningkat dari 2010 sebesar Rp3,025 triliun.

Kontribusi terbesar ke dua di 2011 diperkirakan dari kegiatan usaha sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar Rp2,655 triliun yang naik dari kebutuhan di 2010 yang tercatat Rp2,541 triliun.

Ketiga dari kegiatan usaha jasa-jasa dengan perkiraan kontribusi sebesar Rp2,114 triliun, meningkat dari 2010 yang dibutuhkan sebesar Rp1,999 triliun.

Selanjutnya kontribusi terbesar ke empat dari kegiatan usaha sektor industri pengolahan dengan perkiraan sebesar Rp2,081 triliun, naik dibanding 2010 yang dibutuhkan Rp1,932 triliun.

Kelima, kontribusi dari kegiatan usaha sektor keuangan, persewaan dan jasa dengan perkiraan mencapai Rp1,044 triliun meningkat dari kebutuhan pada 2010 yang tercatat Rp976,84 miliar.

Berikutnya, kata Hervan, kontribusi dari kegiatan usaha sektor pertanian sebesar Rp651,57 miliar naik dari 2010 yang tercatat Rp611,58 miliar dan dari usaha sektor bangunan sebesar Rp549,2 miliar meningkat dari Rp516,55 miliar pada 2010.

Kemudian, dari kegiatan usaha sektor listrik, gas dan air bersih dengan kontribusi Rp231,1 miliar, naik dari Rp214,69 miliar pada 2010 dan sektor usaha pertambangan serta penggalian dengan perkiraan dana Rp195,72 miliar naik dari 2010 yang tercatat Rp184,76 miliar, tambahnya. (ant)online casino

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia