Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

Teka-Teki Pembunuhan Awi Terkuak

Oleh on Apr 8th, 2011

MEDAN: Akhirnya jajaran Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) membuka tabir pembunuhan Kho Wi To alias Awi,40, dan istrinya Lim Chi Chi alias Dora Halim,28.

Ternyata, pembunuhan suami isteri itu berlatangbelakang persaingan bisnis. Dua tersangka yaitu Sun An alias Anlang,50, warga Komplek Teluk Gong 4 RT/02 RW/08, Jakarta Utara, dibantu rekannya Ang Ho, 33, warga Citra 5 Blok D3/12, Kelurahan Kamal,Kecamatan Kalideres Kota, Jakarta Barat sudah diamankan Kamis 31 Maret 2011 lalu. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Anlang di Tanjung Balai, kemudian A Ho di Kota Medan.

Anlang merupakan rekan bisnis korban di bidang perikanan dan memiliki sejumlah perusahaan di Kota Medan. “Kami sudah tetapkan dua orang tersangka dan sudah ditahan,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, Drektur Reskrim Polda Sumut Kombes Pol Agus Andrianto dan Direktur Binmas Polda Sumut Kombes Pol Hery Subiansauri di ruang rapat utama Polresta Medan, Kamis 7 April 2011.

Menurut Wisjnu, polisi sengaja baru merilis penangkapan kedua tersangka dengan alasan masih proses penyelidikan. Ditetapkannya Anlang dan Ang Ho sebagai tersangka, maka proses kasus tersebut kini ditingkatkan menjadi penyidikan. Dari hasil penyidikan terungkap bahwa penembakan terhadap pengusaha ikan itu dilakukan empat orang. Seusai mengeksekusi Awi dan Dora digarasi rumahnya Jalan Bambu 3/Akasia Nomor 50,Kelurahan Durian,Kecamatan Medan Timur, pelaku melarikan diri ke Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Kepulauan Riau.

Ada tiga pelaku lain yang masih buron yakni A Cui alias Halim Winata alias Jackson,37, rekan bisnis korban. Halim memiliki dua alamat, yakni Kampung Gusti/ 27ART04/15, Jakarta Utara, danPerumahan Cemara Asri, Jalan Pinus,Medan.Halim yang mempunyai paspor bernomor R763508 ini memiliki perusahaan di bidang ekspor impor ikan, UD Malindo Thai di Belawan.

Tersangka lain Toni, anak tersangka Anlang yang berperan membantu pelarian para tersangka. Seorang Kepala RT di Kecamatan Sinaboi,Kabupaten Rokan Hilir,Kepulauan Riau juga turut membantu para tersangka. Kepala rukun tetangga (RT) tersebut berperan menyembunyikan eksekutor seusai membunuh sebelum melarikan diri melalui jalur perairan. Para tersangka diduga kuat sudah melarikan diri ke luar negeri.online casino

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia