Home
Selamat datang di situs Bisnis Indonesia perwakilan Sumatra SUBSCRIBE to RSS Search with Google 
 

Ribuan Tanaman Akan Dikembangkan di Hutan Kota Stabat

Oleh on Apr 11th, 2011

STABAT: Sekitar 5.200 batang tanaman dari berbagai macam jenis yang ada di Kabupaten Langkat Sumatra Utara, maupun tempat lainnya, kini dikembangkan dan ditanam di hutan kota Stabat.

“Kami ada mengembangkan berbagai jenis tanaman yang ada di hutan kota seluas 3 hektar di Kwala Bingei Stabat,” kata Otto Harianto, selaku Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Langkat, ketika dihubungi di Stabat, Senin 11 April 2011.

Otto menjelaskan keberadaan hutan kota dimaksudkan, untuk paru-paru kota, sekaligus untuk memberikan pembelajaran kepada masyaakat, akan pentingnya hutan.

Selain itu pula, agar para siswa ataupun pelajar kita, dapat belajar langsung, dengan melihat bebagai jenis tanaman yang ditanam di hutan kota seluas 33 hektar, dan baru ditanami tiga hektare, katanya.

Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat tersebut menambahkan ada 40 jenis tanaman yang berada diatas lahan seluas 3 hektar tersebut yang sudah ditanami, dan terdapat 5.200 batang tanaman di dalamnya.

Sementara itu, Jonner Pane selaku Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial yang dihubungi secara terpisah menjelaskan akan ada penambahan tanaman di hutan kota Stabat.

Sekarang ini ada 40 jenis tanaman lokal, yang ditanam diatas lahan seluas tiga hektare tersebut diantaranya Mahoni 1750 batang, Jati 200 batang, Ketapang Laut 250 batang, Angsana 250 batang, Randu/Kapok 30 batang.

Selain itu Damar 30 batang, meranti 100 batang, Kayu Manis 50 batang, Birah-birah 45 batang, Asam Glugur 10 batang, Mindi 30 batang, Melinjo 65 batang, Kayu Putih 20 batang, Duku 35 batang, Durian 175 batang, Asam Jawa 5 batang, Ingul 20 batang.

Jonner menambahkan ada tanaman Mangga, Pala, Mahkota Dewa, Gaharu, Pohon Langkat, Pohon Pelawi, Manggis, Halaban, Salam, Inggris, Bayur 285 batang, Sungkai 350 batang, Meranti Merah 270 batang.

Ada pula tanaman Ketapang Gunung 250 batang, Pedang-Pedagangan 300 batang, Matoa, Puspa/Matolo, Sampinur, Trembesi, Petai papan 200 batang, Alpokat, Sengon 300 batang, Bambu Hitam 30 batang. (ant)online casino

Comments are closed

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
 
Developed by Media Digital  |  Bisnis Indonesia